Halsel - Narasika.id| Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Pemkab Halsel) menjadikan pengelolaan sampah sebagai salah satu prioritas utama dalam upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Untuk itu, Pemkab Halsel menggandeng pemerintah kecamatan dan desa guna membangun sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, usai memimpin rapat koordinasi pengelolaan sampah bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, para camat, serta 21 kepala desa di wilayah ibu kota kabupaten. Rapat berlangsung di Kantor Bupati Halsel, Kamis (5/2/2026).
Bupati menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa ditangani secara sektoral dan parsial. Menurutnya, dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen pemerintahan, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa, serta partisipasi masyarakat.
“Pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Tidak cukup hanya mengandalkan pengangkutan, tetapi harus dimulai dari perubahan perilaku masyarakat melalui pemilahan dan pengurangan sampah sejak dari sumbernya,” tegas Bassam.
Ia menjelaskan, Pemkab Halsel akan memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis ekosistem dengan menyiapkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) dan mengembangkan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) yang direncanakan mulai dioptimalkan pada tahun 2026.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan meningkatkan dukungan sarana dan prasarana bagi Dinas Lingkungan Hidup, termasuk penambahan armada pengangkut sampah serta penyediaan bak kontainer TPS yang akan ditempatkan di masing-masing desa.
Bupati berharap, dengan sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa, pengelolaan sampah di Halmahera Selatan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah jangka pendek, tetapi membangun sistem pengelolaan yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat,” pungkasnya.(RI/Red)