Halsel, Narasika.id – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mencatatkan capaian kinerja pembangunan infrastruktur fisik yang signifikan sepanjang tahun 2025. Fokus utama diarahkan pada peningkatan konektivitas antarwilayah serta penataan kawasan ekonomi perkotaan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Di sektor konektivitas, pembangunan jalan dan jembatan menjadi prioritas utama. Sebanyak 6 unit jembatan dan box culvert berhasil diselesaikan dengan total panjang mencapai 42,2 meter, termasuk jembatan pada ruas Statistik–Marabose. Infrastruktur ini diharapkan memperlancar arus transportasi masyarakat dan distribusi barang antarwilayah.
Selain itu, pemerintah daerah membangun jalan baru sepanjang 27,07 kilometer yang terbagi dalam 6 paket pekerjaan, termasuk pembangunan jalan keliling Pulau Botang Lomang. Langkah ini dinilai strategis untuk membuka akses wilayah terisolasi sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Tak hanya pembangunan jalan baru, peningkatan kualitas jalan juga menjadi perhatian. Sepanjang 12,45 kilometer ruas jalan direhabilitasi melalui pengaspalan Hotmix dan penataan lapen di berbagai titik strategis. Dari jumlah tersebut, 4 paket pekerjaan dengan total panjang 9,55 kilometer telah dirampungkan dalam program peningkatan jalan Hotmix.
Pada sektor infrastruktur pengaman dan kawasan strategis, Pemkab Halsel membangun fasilitas drainase dan talud sepanjang 1.509 meter. Rinciannya, 10 paket talud penahan ombak atau tebing dengan total panjang 684 meter serta 4 paket drainase perkotaan sepanjang 825 meter. Infrastruktur ini berperan penting dalam mengantisipasi risiko bencana sekaligus meningkatkan kenyamanan lingkungan perkotaan.
Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerintah daerah juga melakukan penataan kawasan strategis dengan mentransformasi kawasan Dermaga Perkotaan Labuha dan Babang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Pengembangan kawasan Pelabuhan Rakyat Tuwokona melalui pembangunan Dermaga Semut turut digencarkan guna memperkuat mobilitas antar pulau dan mendukung aktivitas perdagangan masyarakat.
Capaian pembangunan ini diharapkan menjadi fondasi kokoh dalam mempercepat pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Halmahera Selatan di masa mendatang. (RI/Red)