Masuk Hari ke-7 Pencarian, Keluarga Korban Minta Tambahan Waktu

Editor: Narasika.id author photo

Halsel - Narasika. Id| Rencana Operasi Search and Rescue (Renops SAR) terhadap satu orang korban hilang atas nama Dr. Wildan, Dosen Universitas Khairun (UNKHAIR) Ternate, kembali dilanjutkan memasuki hari ke-7.

Korban dilaporkan hilang setelah kapal long boat PM. Indrayani yang ditumpanginya mengalami kecelakaan dan tenggelam di Perairan Desa Bibinoi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, beberapa waktu lalu.

Kepala Unit Basarnas Halmahera Selatan, Husen Abubakar, mengatakan bahwa operasi SAR masih terus dilakukoan sesuai rencana operasi yang telah ditetapkan. Bahwa sesuai standar operasional prosedur (SOP) pencarian dilaksanakan selama tujuh hari sejak kejadian.

"Renops SAR korban kecelakaan laut atas nama Dr. Wildan saat ini telah memasuki hari ke-7. Sesuai rencana, operasi pencarian akan dilaksanakan hingga besok,” ucap Husen Abubakar, kepada Wartawan, Rabu (28/1/2026). 

Meski begitu, pihak keluarga korban telah menyampaikan permohonan penambahan waktu pencarian kepada Basarnas Ternate. Keluarga berharap operasi SAR dapat diperpanjang selama dua hingga tiga hari ke depan, mengingat kondisi korban yang hingga kini belum ditemukan.

“Permintaan dari keluarga korban sudah kami terima dan telah disampaikan ke Kantor SAR Ternate untuk menjadi bahan pertimbangan,” terangnya. 

Sebagai informasi, sejak hari pertama, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian secara intensif dengan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terakhir terlihat. Area pencarian diperluas mengikuti arus laut, dengan metode penyisiran permukaan menggunakan perahu karet, kapal patroli, serta pemantauan visual dari garis pantai.

Adapun unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian ini meliputi Tim Rescue USS Halmahera Selatan (Kantor SAR Ternate), POS TNI AL Bacan, Kodim 1509/Labuha, Polairud Marnit Bacan, Polres Halmahera Selatan, Korps Brimob Halmahera Selatan.

Selain itu, BPBD Halmahera Selatan, KPLP Babang, Tim UNKHAIR, serta keluarga korban dan masyarakat pesisir Desa Bibinoi dan sekitarnya turut membantu proses pencarian, baik melalui penyampaian informasi maupun partisipasi langsung di lapangan.

Share:
Komentar

Berita Terkini