Pantauan awak media di lapangan, Kamis (22/1/2026), memang benar-benar Warga sangat mengeluh terkait kondisi pada wilayah mereka seperti tidak memiliki seorang pimpinan kepala wilayah di wilayah mereka.
Warga desa Yaba yuli, ia mengaku bahwa sejauh ini memang camat sangat jarang berada di Wilayah, apalagi mau mengurus surat-surat kami harus menunggu sampai berminggu-minggu untuk tanda tangan seperti Surat administrasi anak sekolah saja sangat susah sekali.
"Bagaimana mau maju camatnya saja dengan bulan - bulan baru muncul itupun paling lama tiga hari itu sudah menghilang, dia lebih suka tinggal di Ternate ketimbang hadir di wilayah tempat tugasnya sendiri," ujar yuli
Ia Menambahkan, selama ini Desa kami seperti tidak punya pemimpin, kami malu dengan desa tetangga lain padahal di desa kami sendiri adalah Induk kecamatan tapi seperti hidup di dalam hutan saja, desa kami diselimuti dengan rumput - rumput seperti di hutan.
Keluhan serupa disampaikan oleh Evi, setiap kali datang ke kantor camat, selalu saja mendapat jawaban dari pegawai kantor camat bahwa camat tidak berada di tempat. Pemimpin kecamatan seperti ini dinilai sangat tidak merakyat.
"Kami sudah muak dengan kepemimpinan Saiful Hasan, apakah memang pemerintah daerah tidak kasihan terhadap masyarakat kecamatan Bacan Barat?," ucapnya.
Dirinya berharap kepada Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba untuk segera mengambil langkah tegas copot Saiful Hasan dari jabatannya dari camat Bacan Barat Utara agar pelayanan bisa baik dan maju seperti di Kecamatan lain.(Red)
